Ekpose BKN Pekan Ini: Mulai dari Instansi Pusat Hingga Daerah Bersiap Terapkan Manajemen Talenta
Jakarta – Humas BKN, Dalam ekspose pekan ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan pendampingan kepada Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Tana Tidung, Batu Bara, Toba, dan Kota Pematangsiantar. Pendampingan secara berkala kepada instansi ini dilakukan untuk memperkuat penerapan Manajemen Talenta ASN, terutama memastikan pengelolaan talenta ASN berbasis kinerja, potensi, kompetensi, dan data yang akurat guna mendukung penerapan sistem merit secara objektif dan berkelanjutan.
Pada kesempatan itu, Wakil Kepala BKN, Suharmen, menegaskan bahwa penerapan Manajemen Talenta harus didukung tiga pilar utama, yaitu tata kelola kelembagaan, sistem informasi, dan desain talenta. Melalui regulasi, Komite Talenta, dan pemanfaatan SIMATA BKN, instansi dapat memetakan kinerja serta potensi ASN secara objektif melalui nine-box matrix. Menurutnya, Manajemen Talenta juga memungkinkan proses promosi dan mutasi dilakukan lebih cepat karena data dan informasi ASN telah tersedia. “Manajemen talenta itu memungkinkan segala proses, apakah itu terkait dengan pengisian jabatan, apakah itu melalui promosi mutasi, semua data dan informasi sudah disiapkan sehingga pada saat eksekusinya bisa dilakukan dengan lebih cepat,” ungkapnya Kamis, (08/10/2026) di Kantor Pusat BKN, Jakarta.
Pada sesi ekspose Kemenko PMK, Sekretaris Kemenko PMK, Dr. Eng. Imam Machdi, menyampaikan apresiasi atas pendampingan BKN dalam pembangunan Manajemen Talenta yang telah berjalan sekitar dua tahun. Dengan jumlah 394 ASN dan 5 PPPK Paruh Waktu, Kemenko PMK menerapkan pengelolaan talenta melalui tahapan akuisisi, pengembangan, retensi, dan penempatan berdasarkan kinerja dan potensi. BKN juga mendorong intervensi pengembangan talenta melalui coaching, mentoring, pelatihan, penugasan strategis, dan evaluasi berkelanjutan.
Sementara itu, Kabupaten Barito Selatan, Tana Tidung, Batubara, Toba, dan Kota Pematangsiantar menyampaikan komitmen untuk menerapkan Manajemen Talenta sebagai instrumen pengelolaan karier ASN. BKN mendorong penyempurnaan data ASN, pemutakhiran SKP, penguatan kompetensi, pemenuhan arsip digital, serta pembangunan talent pool dan rencana suksesi jabatan guna mendukung pengisian jabatan yang lebih objektif, cepat, dan terencana. Dalam proses penerapannya, BKN terus mendampingi instansi pemerintah dalam membangun ekosistem karier ASN yang terintegrasi melalui pemanfaatan SIMATA BKN, pemetaan kinerja dan potensi, serta pengembangan talenta berbasis sistem merit.
Menutup rangkaian ekspose pekan ini, Kepala BKN Prof. Zudan, mengarahkan bahwa Manajemen Talenta merupakan upaya menghadirkan pola pengelolaan ASN yang lebih cepat, mudah, dan akuntabel. “Kita mencoba mencari jalan baru, cara baru yang lebih mudah, lebih cepat, lebih bisa dipertanggungjawabkan, dan lebih bisa mewujudkan visi misi kepala daerah, menteri, dan mengarah kepada perwujudan Astacita Bapak Presiden,” ujarnya. Ia menegaskan penerapan Manajemen Talenta memastikan pengisian jabatan dilakukan berdasarkan kinerja dan potensi ASN. “Sistem ini menjamin orang yang memenuhi syarat itu yang bisa duduk dalam jabatan,” tegasnya.
Penulis/Foto: Dewi/Farhan
Editor: des
